Ini hanyalah sepenggal kisah
tentang seseorang yang mencari keberanan haqiqih. Kebenaran yang mengantarkan
kepada jalan bagi orang yang selamat. Namun, dia bertanya-tanya, jika kebenaran
itu sudah tepapang sepanjang mata memandang, di depan mata malahan, namun
mengapa banyak orang yang menampikkan kebenaran ini? Berapa orang yang menuruti
hati nuraninya? Bisa jadi hanya segilintir orang saja, banyak yang lebih
mementingkan egonya dan terbuai dengan kenikmatan yang ia rasakan. Rasanya
takut sekali jika sampai terjebak di zona ini... Semoga tetap berpegang teguh dengan kebenaran haqiqih.